KLIK PADA GAMBAR DI BAWAH INI UNTUK MELIHAT KARYA-KARYA KALIGRAFI CV. ASSIRY ART

CV. ASSIRY ART DALAM LIPUTAN

INDUSTRI KREATIF PSKQ MODERN & ASSIRY ART MENJAWAB TANTANGAN JAMAN

Assiry Art, 19 November 2018

Ribuan anak muda yang terkapar tak berdaya ketika Ijazah ditangannya tidak mampu memberi solusi bagi pekerjaan yang diharapkan. Jutaan pemuda kita bahkan bersusah payah menginginkan menjadi PNS dan tidak sedikit yang gagal. Mau dibawa kemana masa depan mereka? Jika mereka masih memilki mindset menjadi pekerja di pabrik, mall, toko, swalayan dan lainnya. Terus berpangku tangan dan tidak mau mengembangkan kreasi yang setiap orang pasti memiliknya ini menjadi kerugian terbesar dalsm hidup kita.

Disatu sisi ada sekelompok pemuda yang gigih menciptakan pekerjaan sendiri dengan mengolah kreatifitas dan kesenian atau hobby yang terus ditekuni sehingga menghasilkan pundi-pundi kejayaan. Nampaknya, tren bisnis industri kreatif saat ini merupakan salah satu usaha yang paling banyak digandrungi anak muda. Dan inilah yang terus digebrak dan dipelopori oleh PSKQ Modern dan Assiry Art yang terus bersinergi mengkader ribuan anak muda untuk berkreasi tanpa henti. Bahkan pada tahun 2018 ini tercatat 130 pengunjung yang terdiri dari berbagai Kampus, Pesantren, Sekolahan bahkan Instansi Pemerintah berdatangan ke Kampung Kaligrafi dengan melihat Workshop PSKQ Modern dan Assiry Art serta kegiatan Santri Pskq Modern Kudus Jateng untuk study banding atau mengundang acara presentasi dan mengisi kegiatan rutin bulanan dan lainnya dalam Workshop Seni Terapan dan kaligrafi sebagai bentuk nyata dari industri kreatif tersebut.

Tidak butuh modal banyak. Industri kreatif lebih mementingkan menjual ide. Bisa membuat desain, melukis kaligrafi, aplikasi seni terapan, interior dan eksterior, film, fashion, piranti lunak, dekorasi Masjid seperti yang dilakukan Santri PSKQ Modern yang terlihat pada gambar foto di atas, karya kerajinan, atau teknologi animasi dan banyak lainnya yang belum tersentuh sama sekali.

Industri kratif seperti inilah yang sedang didukung Presiden Jokowi. Di acara Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI, Jokowi menegaskan, Indonesia tidak perlu takut dengan revolusi industri 4.0 di masa depan.

"Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara-negara lain yang sedang berlomba, sedang adu kecepatan, untuk membenahi negaranya masing-masing di era digital dan perubahan peradaban manusia dewasa ini," tutur Jokowi di depan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, (16/8/2018).

Dulu, perekonomian hanya bertumpu pada usaha berbasis sumber daya alam, seperti pertanian. Kini, perekonomian dunia sudah bergeser berbasis sumber daya manusia, yakni industri modern, kreatifitas yang mengandung unsur seni dan teknologi informasi yang semakin dasyat.

Kenyataan ini tidak bisa dihindari, tidak juga bisa diabaikan sebab jika menghindar akan tertinggal. Kekayaan budaya Indonesia menjadi modal berharga bagi perkembangan industri kreatif ini.
Salam Alif.